Pendahuluan
Pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya bertujuan mengembangkan kemampuan kognitif, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan sosial emosional siswa. Salah satu kegiatan pembelajaran yang efektif dan mudah diterapkan adalah proses penanaman sayuran, khususnya pakcoy. Kegiatan ini relevan dengan pembelajaran berbasis proyek, lingkungan, dan praktik langsung, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan bermakna bagi siswa.
Pengalaman Belajar Melalui Penanaman Pakcoy
Pakcoy merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan dan cocok ditanam di lingkungan sekolah. Prosesnya sederhana, mulai dari penyemaian benih, penanaman, penyiraman, perawatan, hingga panen. Melalui tahapan-tahapan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang tanaman, pertumbuhan, dan kebutuhan lingkungan, tetapi juga belajar memahami hubungan antara manusia dan alam.
Penguatan Keterampilan Sosial Emosional
1. Bekerja Sama
Penanaman pakcoy biasanya dilakukan dalam kelompok kecil. Siswa saling berdiskusi untuk menentukan pembagian tugas seperti menyiram, memberi pupuk, atau memeriksa kondisi tanaman. Interaksi ini melatih kemampuan bekerja sama, mengutarakan pendapat, dan menghargai kontribusi teman.
2. Tanggung Jawab
Setiap kelompok atau individu diberi tanggung jawab merawat tanamannya. Mereka memahami bahwa keberhasilan tanaman bergantung pada konsistensi dan kepedulian yang diberikan. Proses ini membantu siswa belajar bertanggung jawab terhadap sesuatu yang menjadi tugas mereka.
3. Empati terhadap Teman dan Lingkungan
Saat merawat tanaman bersama, siswa belajar memahami perasaan teman, membantu jika ada kesulitan, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Siswa juga menunjukkan empati terhadap makhluk hidup dengan menjaga tanaman agar tetap sehat dan tumbuh optimal.
4. Kesabaran dan Disiplin
Tanaman tidak tumbuh dalam sehari. Proses menunggu ini mendorong siswa untuk bersabar dan disiplin dalam menjalankan rutinitas perawatan. Mereka belajar bahwa setiap proses membutuhkan waktu dan ketekunan.
5. Pengelolaan Emosi
Tidak semua tanaman tumbuh sempurna. Ada kalanya tanaman layu, terkena hama, atau tumbuh lebih lambat dari harapan. Situasi ini melatih siswa mengelola rasa kecewa, frustasi, serta belajar bangkit kembali dan mencoba solusi lain. Hal ini menjadi latihan penting dalam manajemen emosi.
Media Pembelajaran Holistik
Dengan proses yang sederhana namun bermakna, penanaman pakcoy menjadi media pembelajaran holistik. Siswa belajar secara langsung, mengalami proses, dan merefleksikan hasilnya. Pembelajaran seperti ini menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kecintaan siswa terhadap alam serta pemahaman tentang pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kesimpulan
Proses penanaman sayuran pakcoy di sekolah dasar memberikan dampak positif yang luas. Selain menambah wawasan tentang sains dan lingkungan, kegiatan ini juga secara signifikan mengasah keterampilan sosial emosional siswa. Melalui kerja sama, tanggung jawab, empati, kesabaran, serta kemampuan mengelola emosi, siswa dapat mengembangkan karakter yang kuat dan positif. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis praktik seperti penanaman pakcoy sangat layak diterapkan sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah dasar.
Memaknai Proses Penanaman Sayuran Pakcoy dengan Sistem Hidroponik untuk Mengasah Keterampilan Sosial Emosional Siswa
AR
Ahmad Rifaldi
14 Nov 2025